|
|
|
| |
| PELAYANAN UNGGULAN RSUD Dr. SOEBANDI -
JEMBER |
| |
| PELAYANAN BEDAH SYARAF |
- Pendahuluan
Dengan bertambahnya dokter spesialis bedah saraf maka pelayanan di
RSUD Dr. Soebandi mempunyai produk layanan baru, yang juga merupakan unggulan mengingat
dokter spesialis bedah saraf ini merupakan satu-satunya dokter spesialis Bedah Saraf yang
ada di wilayah eks karesidenan Besuki. Pelayanan kepada pasien dengan penegakkan diagnosis
yang didukung peralatan canggih seperti CT-Scan yang telah ada di rumah sakit semakin
mendukung produk layanan ini. Pelayanan ini juga dapat menerima pasien rujukan untuk
pemeriksaan dan perawatan dari rumah sakit luar RSUD Dr. Soebandi baik rumah sakit swasta
ataupun pemerintah.
- Tujuan
- Memberikan pelayanan medis kepada pasien
baik RSUD Dr. Soebandi ataupun dari rumah sakit lain disekitarnya maupun sewilayah eks
karesidenan Besuki.
- Menjadi suatu produk unggulan rumah sakit
yang produktif dan mendukung keseluruhan pelayanan yang ada RSUD Dr. Soebandi.
- Memberikan manfaat bagi rumah sakit
sebagai salah satu pusat pendapatan, dengan melakukan efisiensi pelayanan yang di dukung
dengan peralatan medik canggih yang merupakan keunggulan rumah sakit.
- Meningkatkan utilisasi alat medis untuk
pelayanan sehingga dapat terpakai dan dapat beroperasi dalam keadaan baik, aman, layak dan
berumur panjang.
- Mendekatkan pelayanan rumah sakit yang
baik, serta efektif dan efisien, sehingga mengurangi angka kematian karena cedera
otak/kepala ataupun angka rujukan ke Surabaya.
- Sumber Daya
- Tenaga :
Dokter spesialis Bedah Saraf satu orang, yang dibantu oleh perawat-perawat
yang mempunyai keterampilan untuk tindakan bedah dan kegawat daruratan medik.
Telah ada dokter spesialis anestesi dan perawat anestesi yang merupakan tim pendukung
untuk terlaksananya tindakan operasi bedah saraf di rumah sakit.
- Penunjang :
Telah tersedianya peralatan medis pendukung untuk pemeriksaan dan
penegakkan diagnosis kasus-kasus bedah saraf, CT-Scan. Peralatan ini merupakan
satu-satunya yang dimiliki rumah sakit di wilayah eks karesidenan Besuki yaitu RSUD Dr.
Soebandi.
Pemeriksaan laboratorium klinik dan anatomi juga merupakan pendukung untuk pemeriksaan
sebelum dilakukan tindakan bedah.
Ruang operasi yang memiliki peralatan medis yang cukup baik dan prosedur untuk tindakan
operasi yang memenuhi standar pelayanan rumah sakit (telah terakreditasi).
Telah tersusunnya Prosedur/Penatalaksanaan tindakan bedah dan keperawatan.
- Kegiatan Pelayanan
Pelayanan yang diberikan dalam Pelayanan Rawat Jalan / Poliklinik
terdiri atas pemeriksaan dan pengobatan / tindakan medis non bedah, yang didukung
peralatan canggih terbaru yang di miliki oleh RSUD Dr. Soebandi seperti ; cedera kepala
ringan, dan Gawat Darurat.
Pelayanan Rawat Inap diberikan kepada pasien Cedera kepala sedang dan berat,
ataupun pasien dengan kasus tumor otak, cedera tulang belakang, kasus-kasus penderita
stroke dan lain-lain yang memerlukan tindakan operasi.
- Kegiatan Pelayanan
Pencapaian pelayanan merupakan suatu rangkaian proses kegiatan yang
dimulai dari masukkan (input), proses yang diharapkan mempunyai keluaran (outcome), hasil
(impact), dan manfaat (benefit).
- Input :
Dalam pelayanan ini yang menjadi input utama adalah adanya pasien dengan
kasus-kasus bedah saraf memerlukan pelayanan dan penanganan secara tepat dan benar sesuai
dengan kegawatdaruratan pasien.
Selain itu diperlukan adanya tenaga operator (dokter dan paramedis) yang memberikan
pelayanan tersebut.
Diperlukan adanya prosedur pelayanan/tindakan yang sesuai dengan standar pelayanan
dan profesi.
- Proses :
Terlaksananya tindakan pemeriksaan, penegakkan diagnosis dan tindakan
bedah maupun pasca bedah, sehinggga pasien tersebut dapat ditangani dan memperoleh
kesembuhan atau tidak dapat tertangani sehingga pasien meninggal. Kegiatan tersebut
didukung dengan pelayanan penunjang Radiodiagnostik (CT-Scan), pemeriksaan Laboratorium
dan yang lain-lainnya.
- Keluaran :
Adanya kelengkapan sarana, fasilitas medis serta para dokter spesialis
sudah selayaknya rumah sakit ini menjadi pusat rujukan untuk pelayanan trauma dan cedera
kepala. Pada saat ini adanya dokter spesialis bedah saraf semakin memperkuat pelayanan
pada kasus-kasus trauma pada kepala dan pasien stroke. Jumlah
pasien cidera kepala yang dilayani pada periode bulan Januari tahun 2001 sampai dengan
Januari 2002 sebanyak 971 kasus, kasus dengan klasifikasi Cedera Otak Ringan (COR) 411
kasus atau 42,32%, klasifikasi Cedera Otak Sedang (COS) 165 kasus atau 16,99%. Klasifikasi
Cedera Otak Berat (COB) 151 kasus atau 15,56%, Pelayanan Rawat jalan 244 kasus atau 25,13%
sedangkan kasus kasus yang dioperasi 59 kasus atau 6,07%
- Manfaat :
Dari 971 kasus pasien cidera kepala yang dilayani angka mortalitasnya
terbanyak pada kasus Cidera Otak Berat (COB) 61 kasus atau 6,3%, sedangkan kasus Cidera
Otak Ringan 0%. Ini menunjukkan bahwa bila kasus-kasus cedera otak ringan yang ditangani
mengalami penyembuhan. Mortalitas pasca operasi yang
terjadi adalal 1 (satu) kasus atau 1,7%. Dengan pelayanan dan penatalaksanaan cedera otak
yang baik dan benar maka mortalitasnya semakin dapat dikurangi.
Mengacu pada standar mortalitas (kematian) karena cedera otak
Internasional (Estimate Brain Injury), RSUD Dr. Soebandi sudah menunjukkan prestasi yang
baik. Hasil ini sebagai berikut kematian karena Cedera Otak Ringan 0% berarti 100% pasien
yang ditangani hidup (standar Internasional EBI 100% pasien yang ditangani harus hidup),
kematian karena Cedera Otak Sedang 0,2 % (standar Internasional EBI pasien yang ditangani
harus 93% hidup) berarti pasien yang ditangani di RSUD Dr. Soebandi 99,8 % hidup, dan
Cedera Otak Berat 6,3% (standar Internasional EBI pasien yang ditangani harus 42% hidup)
pasien yang ditangani di rumah sakit 94% hidup
Dampak :
RSUD Dr. Soebandi merupakan rumah sakit terbesar di wilayah bagian timur
dari Provinsi Jawa Timur, yang menjadi pusat rujukan bagi rumah sakit disekitarnya yaitu
di empat kota Kabupaten disekitar Jember yaitu Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo,
Lumajang dengan cakupan penduduk seluruhnya sekitar 8 juta jiwa. Maka mempunyai peranan
yang semakin besar dan menjadi sentral kesehatan wilayah eks Karesidenan Besuki.
Untuk itu perlu adanya tambahan peralatan medis sebagai berikut
:
- Peralatan bedah untuk operasi Bedah Saraf
perlu segera ditambah.
- Perlunya peralatan CT-Scan tambahan yang
ditempatkan di Unit Gawat Darurat, yang mempercepat proses pelayanan dan mengurangi waktu
tunggu tindakan operasi Gawat Darurat.
- Program jangka panjang (yang akan datang)
perlu peralatan baru yaitu Mikroskop Operasi.
|
| SENTRAL PELAYANAN CANGGIH |
| Dengan adanya peralatan medis baru yang merupakan bantuan/ pinjaman
dari Korea maka dibuatlah produk baru yang dinamakan Unit rawat jalan yaitu Sentral
pelayanan canggih. Produk layanan yang tersedia yaitu : |
| |
- Klinik Pemecah Batu Ginjal (ESWL),
Klinik ini memberikan pelayanan penyembuhan/menghilangkan batu ginjal
tanpa tindakan
operasi. Menggunakan peralatan yang dinamakan Electro Shock Wave Lithotripsi (ESWL)
:
- Alat pemecah batu ginjal tanpa tindakan operasi dan pembiusan.
- Menggunakan gelombang kejut yang dipancarakan dari lat ESWL ke ginjal penderita
yang mengandung batu.
- Pancaran gelombang kejut akan memecah batu ginjal pasien menjadi hancur dan
keluar bersama air seni.
- Pemecahan batu ginjal dengan alat ini termasuk jenis tindakan tanpa mondok di
rumah sakit (cukup rawat jalan).
- Tindakan ini hanya membutuhkan waktu ± 30 menit. Tanpa persiapan apapun, tanpa
menimbulkan rasa nyeri dan pasien bisa langsung pulang.
- Untuk wilayah timur Provinsi Jawa Timur alat ini termasuk alat canggih karena
hanya dimiliki oleh RSUD Dr. Soebandi.
|

Alat Pemecah batu Ginjal (ESWL)
|

Pasien Klinik Pemecah Batu Ginjal
|
|
|
Sumber Daya Manusia : |
|
- Operator : dr. M. Adi Soedarso, SpBU
- Assisten : - Soenyoto, BE
-
Haryanti, BE
- Paramedis : Haryati
|
|
- Klinik Gastrologi (Endoskopi) :
Endoskopi : Suatu alat yang digunakan untuk memeriksa organ didalam tubuh.
Merupakan salah satu penunjang menegakkan diagnosis
Endoskopi terdiri dari :
- Gastrokopi : Untuk melihat kelainan saluran pencernaan bagian atas
- Kolonoskopi : Untuk melihat kelainan saluran pencernaan bagian bawah.
Kelainan yang dapat diperiksan dengan Endoskopi adalah :
- Kelainan Tenggorokan (tumor, Varises)
- Kelainan lambung (Radang, tumor, perdarahan)
- Kelainan usus halus (Luka / tukak)
- Kelaianan pada usus besar (Tumor, Poilip, Radang)
- Selain itu alat diagnosa Endoskopi juga untuk mengobati kelainan saluran
pencernaan bagian atas dan bawah.
|
|
Sumber Daya Manusia : |
| |
- Operator : dr. Sugeng Budi Rahardjo, SpPD
- Paramedis : Ninuk Dyah Aristiani
|
|
- Klinik Rekam Otak = EEG singkatan dari Elektro
Encefalografi :
- EEG adalah : prosedur membuat grafik perubahan potensial listrik otak untuk
membantu diagnosa penyakit
- Epilepsi
- Tumor Otak
- Abses Otak
- Pendarahan Otak
- Cedera Otak
- Stroke = Penyakit pembuluh darah otak
- Radang Otak
- Untuk mengoperasikan EEG, pasien cukup rawat jalan dengan persiapan di rumah
dengan mandi keramas, tanpa minyak rambut dan makan secukupnya.
- Proses rekam otak ini membutuhkan waktu kurang lebih 10 menit.
|
|
Sumber Daya Manusia : |
| |
- Operator : dr. Eddy Ario Koencoro, SpS
- Paramedis : Yulilik
|
|
- Pemeriksaan Osteoporosis
Bone Densitometer MARK 6000 Adalah alat untuk mengukur kerapatan
tulang (Osteporosis), dengan menggunakan gelombang ultrasonic.
Pemeriksaan akan selesai dalam waktu 1 menit dan kerapuhan tulang dapat diketahui,
serta memberikan gambaran yang jelas mengenai Bone crossection melalui simulasi komputer.
|
- Deteksi Kanker Payudara :
Mamografi MXR200M adalah alat dengan system x-ray yang
dipergunakan untuk pemeriksaan payudara dan jaringan lunak lainnya, untuk mengetahui
kanker payudara terutama untuk pemeriksaan diagnostik atas pasien dalam posisi berdiri,
duduk maupun berbaring.
|
|
|